Senin, 24 November 2025

Singing with the voice of God's Angels

 Singing with the voice of God's Angels


Hello, my name is Dion. During my junior high school years, I have never seen the new program created by my school, namely Saint Mary's Way. It is a program to serve the Church in many ways, there are altar servers, choirs, or serving orphanages. The school held this program to strengthen our faith and learn to serve God wholeheartedly. In this service program, I chose to join the choir with my community and also my family because I had previously been in a choir together. During my service, I served in two churches, namely Kamuning Church and Melania Church

At Wednesday 24 September , I had practice at Kamuning Church for the first time. Even though I had gone out with my school before and was exhausted, I still had to go to the practice to perform my duty until it was finished. After practice, I went out to eat with my sibling and then returned home to rest.Then, on the following day, I also had practice with my family. Even though we couldn't practice with the entire lingkungan because we couldn't make it, my family practiced well. We practiced very well, and we were satisfied with the sound of our very melodious voices.The day we were scheduled to perform finally arrived. On Saturday, we performed at Kamuning Church, but before performing at Kamuning Church, I had a futsal practice at school first, and I had to quickly change clothes and rush to the Church. When I arrived at the Church, I met my sibling and many people whom I hadn't known before, and I was invited to enter the Church. As I entered the Church, I felt very nervous because I was performing for a wedding, and it was the first time I had performed for a married couple. In the end, we performed well, and we sang with all our hearts.The next day, I performed again at Melania Church with my lingkungan during a regular Sunday Mass. Even though I only practiced with my family during the rehearsal, my lingkungan was able to sing well and smoothly until the end of the Mass.While performing at Kamuning, I saw someone recording our choir with an expression of awe. I felt happy; perhaps the person recording us felt that the song we were singing was delivered very well. My duty at the Church was to worship God by singing with the melodious sound of small angels. 


From my experience, I've learned to serve God with love and wholeheartedly. I also enjoyed participating in choir duties because I was assisted by the voice of God's angels, and we sang well. Thank you for visiting my blog. I hope this article can help us all serve God and others well

Kamis, 20 November 2025

Bernyanyi dengan suara Malaikat Tuhan

 Bernyanyi dengan suara Malaikat Tuhan

SEE
Saint Mary Way ini adalah program yang dilaksanakan oleh sekolah untuk melaksanakan tugas pelayanan di Gereja seperti misdinar, koor lingkungan, koor sekolah, melayani panti asuhan dan mengadakan sekolah minggu. Pada program pelayanan saat itu, yang saya lakukan adalah mengikuti koor bersama lingkungan saya dan saudara saudara saya. Saya bertugas 2 kali di 2 Gereja yang berbeda yaitu Gereja Melania dan Gereja Kamuning. Untuk tugas di Gereja Kamuning saya bertugas untuk orang menikah bersama orang orang baru yang sebelumnya saya belum pernah bertemu dan di Gereja Melania saya bertugas minggu biasa bersama lingkungan saya.


Pertama saya latihan di Gereja Kamuning untuk pertama kali, walaupun sebelumnya saya pergi outing bersama sekolah dan saya kecapean, saya tetap harus pergi latihan untuk bertugas hingga selesai latihan. Setelah latihan saya pergi makan bersama saudara saya dan kembali pulang untuk beristirahat. Lalu pada hari berikutnya juga saya latihan bersama keluarga saya, walaupun belum bisa berlatih dengan seluruh lingkungan karena tidak bisa, tapi keluarga saya berlatih dengan baik. Kami berlatih dengan sangat baik dan kami juga puas dengan hasil suara kami yang sangat merdu. Hari kami bertugas pun tiba, pada hari sabtu kami bertugas di Gereja kamuning, tapi sebelum bertugas di Gereja Kamuning saya ada latihan futsal terlebih dahulu di sekolah dan saya harus cepat cepat ganti baju dan pergi ke Gereja. Saat sampai di Gereja saya bertemu dengan saudara saya dan banyak orang yang sebelumnya saya belm kenal dan saya diajak masuk ke dalam Gereja. Ketika saya memasuki dalam Gereja saya sangat merasa tegang karena saya bertugas untuk orang menikah dan itu pertama kali saya bertugas untuk orang menikah. Pada akhirnya kami bertugas dengan baik dan kami bernyanyi dengan sepenuh hati kami. Keesokan harinya juga saya bertugas lagi di Gereja Melania bersama lingkungan saya di minggu biasa. Walaupun saya hanya berlatih dengan keluarga saat latihan, tapi lingkungan saya bisa bernyanyi dengan baik dan lancar hingga selesai misa. Saat bertugas di Kamuning, saya melihat orang yang sedang merekam koor kita dengan ekspresi yang takjub. Saya merasa senang, mungkin orang yang merekam kita merasa lagu yang kita nyanyikan di bawa dengan sangat baik. Tugas saya saat di Gereja itu menyembah Tuhan dengan bernyanyi bersama suara malaikat kecil yang merdu.


JUDGE
Dari pengalaman saya tadi, saya bisa merefleksikan pengalaman saya dengan nilai-nilai spiritualitas Bunda Maria. Pertama ada Rendah hati, saat betugas di 2 Gereja yang berbeda saya belajar bagaimana cara kita untuk bertugas dengan sepenuh hati dan tulus tanpa meminta imbaan apapun. Saya juga jadi tau bagaimana cara bernyanyi dengan baik untuk menyembah Tuhan melalui bernyanyi paduan suara. Perasaan saya adalah merasa suci, sukacita dan ada juga saya merasa tegang karena ada momen saya bertugas pertama kali untuk orang yang menikah. Kedua ada Setia, saya akan tetap bertugas paduan suara dengan baik dan tulus walaupun sudah tidak ada kegiatan Saint Mary Way, karena saya sudah ikut tugas paduan suara sejak saya kelas 3 SD dan saya juga akan memperkuat iman saya dengan mengikuti aktvitas-aktivitas di Gereja. Ini adalah salah satu panggilan saya sebagai murid Kristus karena saya masih mau mengikuti organisasi yang lain di Gereja saya dan akan memperkuat iman saya kepada Tuhan. Ketiga ada Melakukan Kehendak Allah, saya tetap rutin mengikuti latihan paduan suara dengan lingkungan ataupun dengan orang yang belum pernah saya temui. Menurut saya kegiatan saya adalah wujud dari Kasih Allah karena kami berdoa dalam bentuk menyanyikan lagu lagu Rohani. Dari kegiatan ini juga ada nilai Kitab Suci yang relevan yaitu Tawarikh 5:13, yang menggambarkan saat para peniup nafiri dan penyanyi bersatu untuk memuji dan mengucap syukur kepada TUHAN, dan "rumah Allah dipenuhi awan" karena kemuliaan-Nya.

ACT
Dari kegiatan Saint Mary Way yang di selenggarakan oleh sekolah ini, saya dapat banyak pengalaman yaitu saya bisa bernyanyi untuk orang yang sedang menikah untuk pertama kali, selain itu saya juga dapat mendekatkan diri kepada Tuhan dan bisa menjaga sikap menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tindakan saya selanjutnya adalah saya mau bernyayi dan bertugas dengan baik dan akan bernyanyi dengan sepenuh hati untuk Tuhan tanpa menginginkan imbalan. Selain menjadi anggota paduan suara, saya juga mau mencoba untuk menjadi seorang Putra Altar atau Misdinar untuk melayani Tuhan dengan membawakan lilin dan sebagainya. Selain menjadi misdinar saya juga mau masuk Organisasi Orang Muda Khatolik (OMK) agar menguatkan iman saya dan ikut berpatisipasi dalam kegiatan Gereja.

Gerbang Logika

 Gerbang Logika Penjelasan Gerbang logika adalah penyusun elektronika digital yang setiap cara kerja rangkaian pada gerbang logika menggunak...